MARI BERKENALAN DENGAN VERB

- June 15, 2020
Hi, learners!

Pernah gak sih kalian gak liat orang pengen ceritain masa lalu dia sama mantannya yang pernah dicintai trus bilangnya "i love him/her" ??? Trus disitu kita langsung pengen banget benerin kalimat itu "pake loved uy kan udah terjadi di masa lalu". Atau kalian yang ngalamin sendiri bingung pilih kata kerja/verb?? Maka dari itu, kenalan dulu yuk! Dia friendly kok, tenang aja :)

Verb (kata kerja bahasa Inggris) adalah suatu kata yang berfungsi untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan keadaan, kejadian, tindakan atau peristiwa. Ini jg merupakan satu dari delapan part of speech. 

Apakah learners tau ternyata verb ada berbagai macam selain dari bentuk regular dan irregular? Mari kita kenali verb ini lebih jauh lagi.

MACAM-MACAM VERB 

1. Regular and Irregular Verbs

Regular verb adalah kata kerja yang mayoritas bentuk past tense (verb-2) dan past participle (verb-3) didapat dengan menambahkan suffix -ed atau -d pada base form (bentuk dasar kata kerja), jadi regular verb ini seperti berpola gitu lho guys tinggal ditambahkan -d atau -ed. Jika verb-1 berakhir dengan huruf vokal, maka untuk verb-2 dan 3 nya hanya ditambah suffix -d. Jika berakhir dengan huruf konsonan ditambahkan -ed. Bedahalnya dengan regular verb, bentuk past tense dan past participle irregular verb lebih banyak variasi.

2. Linking or Copulative Verbs

Linking verb adalah kata kerja (verb) yang menghubungkan subject (subjek kalimat) dengan informas tentang subjek yang disebut subject complement. Subject complement bisa berupa noun (kata benda), pronoun (kata ganti), adjective (kata sifat), atau konstruksi lain yang berperan sebagai noun atau adjective. Terkadang linking verb dapat pula diikuti adverb (kata keterangan) atau prepositional phrase (frasa kata depan). Linking verb hanya sebagai penghubung karena tidak ada direct object yang menerima aksi.

3. Transitive or Intransitive Verbs

Transitive verb adalah kata kerja (verb) yang diikuti direct object yang menerima aksi dari subject, sementara intransitive verb tidak karena aksi yang dilakukan subject memang tidak melibatkan direct object.
Jika tidak ada direct object makna kalimat dengan transitive verb akan terdengar aneh, sedangkan makna kalimat dengan intransitive verb telah dapat ditangkap dengan baik. Selain itu ada juga kata kerja yang dapat menjadi transitive ataupun intransitive, tergantung pada konteks kalimatnya.

4. Reflexive Verbs

Reflexive verb adalah suatu transitive verb yang diikuti dengan reflexive pronoun (kata ganti untuk menyatakan bahwa subjek kalimat menerima aksi dari verb (reciprocal action): yourself, myself, herself, itself, himself, ourselves, yourselves, dan themselves) sebagai direct object.

5. Auxiliary or Lexical Verbs

Auxiliary verb merupakan kata kerja (verb) yang muncul sebelum main verb (kata kerja utama). Kata kerja bantu ini dapat dibedakan menjadi
·         primary auxiliary verb (do, be, have)
·         modal auxiliary verb (could, can, may, will, might, would, should, shall, must)
·         phrasal modal (be going to, be able to, used to, ought to, etc)
Primary auxiliary verb memiliki fungsi untuk menguatkan makna kata kerja utama.

6. Finite or Non-Finite Verbs

Finite verb adalah suatu kata kerja (verb) yang dipengaruhi tense (present/past) dan agreement (persesuaian) dengan subject dalam hal number(singular/plural) dan person (first/second/third), sedangkan non-finite verb tidak.
Kelompok kata kerja (verb) yang termasuk finite verb yaitu: transitive dan intransitive verb, action dan stative verb, linking verb, dan auxiliary verb. Dan yang termasuk non-finite verb antara lain: present participle (-ing form), past participle (-ed form), infinitive (to + verb), dan bare infinitive.

Nah itu dia jenis-jenis verb dan jika learners masih kurang memahaminya silakan cari referensi yang lain baik melalui buku grammar atau artikel di google. Selamat bela)


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search