-->

TIPS MENGAJARI BAHASA INGGRIS PADA ANAK

- June 24, 2020

Hi, learners!

Mengajar Bahasa Inggris pada anak-anak bisa jadi mudah sekaligus sulit loh. Kenapa? Mudah karena daya ingat dan daya tampung otak anak masih luas, sehingga mereka mudah mengerti apa yang kita ajarkan (tapi yaa tergantung materi yang disampaikan juga ya hhehe). Jadi, anak-anak yang kita maksud disini kisaran usia 6-12 tahun, atau kelas 1-6 SD. Nah, berikut akan BBIO jabarkan tips2 nya biar anak-anak suka bahasa inggris dan nggak bosen belajar bahasa inggris.


1.      Pilih waktu belajar yang nyaman dan efektif

Nah, sebelum kita merambah ke ranah materi dan metode pembelajaran, ada baiknya kita perhatikan waktu belajar ya learners. Waktu belajar yang efektif itu maksimal 1.5 jam untuk 5 anak atau lebih, di dalam lingkup kelas yang agak besar. Sedangkan kalau kurang dari 5 anak, 1 jam lebih 10 menit saja sudah agak membosankan. ini juga sebenarnya tergantung cara penyampaian, sih, fun atau enggak. Abis itu, selain durasi, perhatikan juga kapan jam itu dipakai, biasanya, pagi sekitar jam 10, sore sekitar jam 4, dan malam sekitar jam 7 adalah waktu-waktu pilihan tuh, learners. Siang umumnya kurang efektif untuk belajar karena anak-anak biasanya butuh waktu untuk tidur siang. Belum juga kalau cuaca panas, kelasnya enggak adem, mood belajar anak-anak ancur deh. Nah, waktu-waktu yang kita sebutin sebelumnya tadi bisa jadi pilihan, ya, learners! Karena nggak terlalu kepagian, kesorean, dan kemalaman.


2.      Buat anak-anak suka sama kita

Sebagai guru atau tutor yang ngajar anak-anak, sudah kewajiban kita untuk buat anak seneng atau suka sama kita. Walaupun hanya anak-anak, mereka juga punya selera loh, learners. Guru yang penampilannya baik, rapih, wangi, ceria, welcome sama anak, lucu/kocak, sabar ngajarinnya kalo anak nggak bisa-bisa, itu biasanya disenengin. Apalagi kalo gurunya pinter nyanyi, pinter menghibur lah gitu, uuuh pasti seneng deh anak-anak. Jadi salah satu goal kita supaya anak-anak suka sama bahasa inggris, kita harus jadi perantara yang disukai dulu. Jangankan anak-anak, mahasiswa yang nggak suka sama dosen killer aja jadi nggak suka sama matkulnya, iyakan? Nah, apalagi anak-anak. Yang mereka tau itu Cuma disayang dan have fun. Sebisa mungkin, kita jadi sosok yang bisa membuat mereka nyaman belajar.


3.      Gunakan seluruh kemampuan indra secara maksimal

Berhubung kita ini ngajar bahasa inggris, bahasa asing, bahasa baru bagi anak, usahakan untuk memkasimalkan penggunaan seluruh indra yang kita punya. Capek? Pasti. Guru ipa, ips, juga perlu hal ini, karena memang memaksimalkan penggunaan seluruh indra saat mengajar itu penting, apalagi bahasa, yang tujuannya bakal dipraktekkin dalam kehidupan sehari-hari. Kontak mata, sentuhan, ucapan, pendengaran, semuanya harus digunakan secara maksimal. Sebisa mungkin kita atur mood kita untuk mendedikasikan tenaga ke anak-anak. Jika perlu lompat lompat ya lompat, lari di tempat ya lakukan, menari-nari yaa usahakan. Ciptakan kelas yang produktif, aktif , ramai, sehingga pelajaran berkesan bagi anak dan materi akan mudah masuk karena mood anak baik. Kalo dipikir emang bakal capek banget, kayak yang udah aku bilang di awal, tapi, faktanya, gitu, kalo nggak mau capek, mending nggak usah coba-coba jadi guru hahahaha!


4.      Metode belajar yang kreatif dan fun

Biasanya, untuk anak-anak SD materi bahasa inggrisnya masih yang basic banget tuh. Jadi masih sangat ringan. Usahakan untuk dikemas dalam bentuk yang kreatif dan fun supaya bisa bener2 nancep di ingatan anak. Selingi dengan nyanyian, games, dan juga pakai media-media pembelajaran seperti boneka, stiker, benda-benda yang berhubungan dengan pembelajaran, atau bahkan belajar dengan alam atau di luar kelas, seperti kalau sedang belajar tentang vocabulary : our environment. Jadi anak-anak lihat langsung batu itu bahasa iggrisnya apa, pasir, udara, awan, langit, pohon, rumah, jalanan, dan lain-lain. Lagu-lagu bahasa inggris bisa di download di youtube, dan kita sebagai guru yaa kalo bisa hafal dong. Hahahaha. Aku juga gitu, since I taught English for children, aku jadi banyak hafal lagu-lagu anak2 dari channel youtube Barney nd friends itu hahaha.


5.      Sabar dan jangan main fisik

Nah ini akan jadi tips terakhir tapi bukan berarti ini paling gak penting ya. Ngajarin anak-anak itu bagai mengukir di atas batu, artinya, apa yang kita ajarin bakal teringat terus di dia. Tapi mengukir di atas batu itu nggak mudah, kan? Butuh kesabaran dan tenaga ekstra, supaay ukirannya indah dan bertahan lama. Nah, kalo kita ngajarin anak-anak, supaya yang teringat di dalam benaknya adalah pelajaran yang menyenangkan, materi yang mudah, serta guru yang asik, maka kita nggak akan sia-sia mengukirnya. Sabar sama anak-anak. Ingat, mereka adalah anak yang berharga di keluarganya, kalo Cuma gara-gara dia nggak hafal vocab, bukan berarti kita berhak marahin dia. Jangan pernah main fisik seperti memukul, manjambak, mencubit, karena kita sebagai guru tugasnya mengajar dan mendidik dengan sepenuh hati, dengan kasih sayang. Adapun kalo missal ada murid yang super nakal super nyebelin sampe orgtuanya aja ngga bisa nanganin, yaudah, kita juga ngga ada kewajiban merubah anak itu, kita Cuma berkewajiban mendidik supaya dia bener. Mengajarkan yang benar. Semampunya, tapi usahakan yang terbaik. Berteriak di depan anak didik itu juga nggak boleh ya sebenernya. Marah-marah, gara-gara dia nggak ngerjain PR. Well, dulu mungkin hal ini sering terjadi di sekolah ya, tapi sekarang semakin berkembangnya zaman, hal ini tidak boleh dilakukan. Jadilah guru yang penyabar dan penyayang, for our main task is to educate, not to change the students. Ngajar dengan penuh keikhlasan dan sukacita. Karena guru itu makhluk yang mulia dari apa yang ia ajarkan pada murid-muridnya.



Sekian tips kali ini, semoga kita semua bisa ambil manfaatnya yaa:)


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search